Showing posts with label Pengamatan Burung. Show all posts
Showing posts with label Pengamatan Burung. Show all posts

Saturday, June 15, 2024

Wisata Pengamatan Burung di Minahasa

Indonesia adalah salah satu destinasi penting bagi wisatawan pengamat burung baik domestik maupun mancanegara. Hampir semua wilayah kepulauan di negara ini layak untuk dikunjungi oleh para pengamat burung. 

Salah satunya adalah Minahasa. Ini adalah sebuah kawasan yang terdiri dari beberapa kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia.

Minahasa destinasi wisata alam
Minahasa destinasi wisata alam di Indonesia
Wisatawan pengamat burung yang berlibur di Minahasa bisa berkunjung ke Kecamatan Sonder untuk melihat burung:

  • Pale Blue Monarch/ Kehicap Sulawesi
  • Sooty-headed Bulbul/ Kutilang
  • Collared Kingfisher/ Cekakak Sungai
  • Scaly-breasted Kingfisher
  • Green-backed Kingfisher
  • Lilac-cheeked Kingfisher
  • Ruddy Kingfisher
  • Sulawesi Dwarf Kingfisher
  • Sulawesi Cuckoo Dove
  • White-faced Cuckoo Dove
  • Green Imperial Pigeon
  • Rock Pigeon
  • Grey-cheeked Green Pigeon
  • Barred Rail
  • Zebra Dove/ Perkutut
  • Black-naped Fruit Dove
  • Maroon-chinned Fruit Dove
  • White-necked Myna
  • Finch-billed Myna
  • Sulawesi-crested Myna
  • Cattle Egret
  • Little Egret
  • Purple Heron
  • Cinnamon Bittern
  • Gray Teal
  • Sunda Teal
  • Sulawesi Blue Flycatcher (Cyornis omissus)
  • Warbling White-eye
  • Gray-sided Flowerpecker
  • Yellow-sided Flowerpecker
  • Sahul Sunbird
  • Brown-throated Sunbird
  • Crimson Sunbird
  • Slender-billed Crow
  • Black-naped Oriole
  • Sulawesi Hanging Parrot (Loriculus stigmatus)
  • dan lain sebagainya.
wisata pengamatan burung Indonesia
Burung di Kecamatan Sonder: Sulawesi Blue Flycatcher, Cattle Egret, Gray-sided Flowerpecker, Sahul Sunbird, Zebra Dove
Perlengkapan Pengamatan Burung
Kebanyakan wisatawan membawa teropong atau binoculars 8×42 mm, 10×42 mm, atau 10×50.mm. Harga binoculars bervariasi dari yang di bawah satu juta rupiah hingga di atas 10 juta rupiah, tergantung merek dan kualitasnya. 
Kacamata Mahkota Hitam
Burung Kacamata Mahkota Hitam
Ada juga wisatawan yang membawa kamera DSLR dengan lensa telefoto. 
Pemandu biasanya membawa loudspeaker saku, laser pointer, binocular dan ada juga yang membawa spotting scope. 
Buku panduan yang umum dipakai adalah Birds of the Indonesian Archipelago: Greater Sundas and Wallacea karya James Eaton dan kawan-kawan. 
Burung kutilang - Sooty-headed Bulbul
Burung Kutilang
Lokasi Pengamatan Burung
Ada banyak tempat yang bisa dijadikan sebagai lokasi Pengamatan Burung beberapa di antaranya adalah: 
  • Kecamatan Sonder - Hutan pegunungan, daerah kebun dan persawahan, tepian sungai adalah habitat dari berbagai spesies burung.
  • Tomohon - Gunung Mahawu, Hutan Pinus dan Danau Linow adalah lokasi wisata pengamatan burung yanf bagus untuk dikunjungi.
  • Tondano sebagian besar wisatawan akan pergi ke tepian Danau Tondano untuk melihat satwa burung air yang beragam spesiesnya. Namun demikian lahan-lahan pertanian di sekeliling Tondano merupakan habitat berbagai spesies burung. 
  • Dataran rendah: Tangkoko adalah lokasi wisata pengamatan burung yang sudah terkenal di dunia. Ada juga kawasan pertanian di sekitar bandara Sam Ratulangi yang menarik untuk dijelajahi bagi aktivitas wisata alam ini. 

Rute Penerbangan

Untuk berwisata ke Minahasa, wisatawan perlu terbang ke Manado,  ibukota Provinsi Sulawesi Utara. Setiap hari ada penerbangan ke bandara Sam Ratulangi Manado dari kota-kota besar yang utama di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Denpasar, Makasar, Balikpapan dan Sorong. Penerbangan tersebut dilayani oleh Garuda, Citilink, Batik Air, Lion Air, dan TransNusa.

rute pesawat ke Manado
Rute Penerbangan ke Manado


Jasa Kepemanduan
Jika pembaca tertarik untuk berkunjung ke Minahasa untuk kegiatan wisata dan membutuhkan pemandu untuk mengatur perjalanan Anda, silahkan menghubungi saya (Charles Roring) lewat WA: +6281332245180 atau email: peace4wp@gmail.com

Thursday, June 7, 2018

Wisata Pengamatan Burung di Tambrauw

Wisata Pengamatan Burung di Pegunungan Tambrauw Provinsi Papua Barat
Kakaktua Raja
Pegunungan Tambrauw adalah destinasi wisata yang cocok untuk para pencinta alam. Sebagian besar wilayah ini ditutupi oleh hutan hujan tropis yang lebat dan merupakan habitat alami bagi berbagai spesies burung, antara lain:
  • Kakaktua Putih Jambul Kuning/ Sulphur crested Cockatoo (Cacatua galerita)
  • Cendrawasih Belah Rotan/ Magnificent Bird of Paradise (Cicinnurus magnificus)
  • Kakaktua Raja/ Palm Cockatoo (Probosciger aterrimus)
  • Eclectus Parrot (Eclectus roratus)
  • Luri Kepala Hitam/ Black-capped Lory (Lorius lory)
  • Kumkum/ Pinon Imperial Pigeon (Ducula pinon)
  • Burung Cendrawasih Kuning/ Lesser Birds of Paradise (Paradisaea minor)
  • Cendrawasih Raja/ King Bird of Paradise (Cicinnurus regius)
  • Moustached Treeswift (Hemiprocne mystacea)
  • Taun-taun/ Blyth's hornbill (Rhyticeros plicatus)
  • Raja Udang Biru/ Azure Kingfisher (Ceyx azurea)
  • Raja Udang Paruh Kuning/ Yellow-billed Kingfisher (Syma torotoro)
  • dan masih banyak lagi
Sebagai pemandu wisata pengamatan burung, saya membawa serta binocular dan spotting scope. Biasanya binocular dipakai untuk mencari dan menentukan lokasi burung yang bertengger di dahan-dahan pohon. Setelah itu, saya atau penduduk kampung akan mengarahkan spotting scope ke burung tersebut agar bisa diamati oleh setiap peserta wisata pengamatan burung.
Kegiatan pengamatan burung dilakukan di sepanjang tepian jalan, di pinggir sungai, dan sekitar wilayah perkampungan. Jika kegiatan pengamatan burung dilaksanakan di hutan atau di tepian sungai, maka pemandu lokal dan penduduk kampung akan mempersiapkan tenda-tenda dan perlengkapan masak untuk tamu.

Cara Menuju Kesana
Untuk mencapai Pegunungan Tambrauw, wisatawan perlu terbang ke kota Sorong di Provinsi Papua Barat Daya. Ada beberapa maskapai penerbangan yang bisa dinaiki seperti Garuda, Lion/Wings, TransNusa, dan Batik Air
Sebagai pemandu, saya dengan senang hati akan menemui Anda di bandara dan selanjutnya mengatur perjalanan Anda ke Pegunungan Tambrauw.

Booking
Silahkan menghubungi saya (Charles Roring) lewat whatsapp: +6281332245180 untuk itinerari secara terperinci dan biaya turnya.
Biaya perjalanan wisata ke Pegunungan Tambrauw agak mahal jika dilakukan seorang diri. Oleh karena itu, saya sarankan agar peserta tur minimal berjumlah 3 hingga 4 orang.

Baca juga:

Monday, August 22, 2016

Wisata Pengamatan Burung di Malagufuk Sorong

Sorong adalah kota di ujung barat Papua. Selama ini Sorong lebih di kenal sebagai pintu gerbang menuju Raja Ampat. Banyak orang tidak tahu kalau Sorong memiliki pula lokasi wisata alam yang kerap dikunjungi oleh wisatawan dari manca-negara. Namanya Kampung Malagufuk di Lembah Klasow. Saya mulai memperkenalkan ekowisata pada kampung Malagufuk pada tahun 2014.  Lembah ini terletak kurang lebih 2 jam perjalanan menggunakan kendaraan 4WD. Hutan hujan tropis yang begitu luas menutupi lembah itu. Hutan tersebut menjadi habitat alami bagi berbagai jenis hewan seperti burung surga, lao-lao (sejenis kanguru kecil) serta kupu-kupu sayap burung.


Burung Cendrawasih Kuning
Lesser Bird of Paradise (Paradisaea minor)
Pengamatan Burung
Jika Anda adalah seseorang yang hobi mengamati burung maka kampung Malagufuk di Lembah Klasow merupakan lokasi yang sangat saya rekomendasikan. Ada banyak spesies burung yang telah saya lihat atau dengar suaranya di sana saat memandu sejumlah wisatawan pengamat burung, beberapa di antaranya adalah:
  • Spangled Drongo (Dicrurus bracteatus)
  • Golden Myna (Mino anais)
  • Yellow-faced Myna (Mino dumontii)
  • Rufous bellied Kookaburra (Dacelo gaudichaud)
  • Moustached Treeswift (Hemiprocne mystacea)
  • Glossy Swiftlet (Collocalia esculenta)
  • Papuan hornbill (Rhyticeros plicatus)
  • Sulphur Crested Cockatoo (Cacatua galerita)
  • Helmetted Friarbird (Philemon buceroides)
  • Pink-spotted Fruit Dove (Ptilinopus perlatus)
  • Lesser Birds of Paradise (Paradisaea minor)
  • Magnificent Riflebird (Ptiloris magnificus)
  • Twelve-wired Bird of Paradise (Seleucidis melanoleucus)
  • Eclectus Parrot (Eclectus rotatus)
  • Large Fig Parrot (Psittaculirostris desmarestii)
  • Western Crowned Pigeon (Goura cristata)
  • Pinon Imperial Pigeon (Ducula pinon)
  • Yellow-billed Kingfisher (Syma torotoro)
  • Papuan Dwarf Kingfisher (Cyx solitarius)
  • Cassowary
  • Dollarbird (Eurystomus orientalis)
Eclectus Parrot (Eclectus rotatus)
Kupu-kupu
Selain itu ada banyak kupu-kupu yang bisa diamati di hutan Lembah Klasow, beberapa di antaranya adalah:
Kupu-kupu penjelajah/ Cruiser butterfly (Vindula arsinoe)
The Silky Owl (Taenaris catops)
Kupu-kupu biru pegunungan/ Swallowtail blue mountain (Papilio ulysses)
Kupu-kupu Sayap Burung (Ornitopthera priamus)

Peralatan
Untuk meningkatkan pengalaman pengamatan burung yang lebih baik, sebagai pemandu, saya biasanya membawa teropong prisma (binoculars) dan spotting scope.
Calon wisatawan bisa membawa kamera dengan lensa yang mampu mengambil subyek gambar dalam jarak jauh
Golden Myna (Mino anais)
Akomodasi
Wisatawan yang berkunjung ke Lembah Klasow bisa menginap di rumah sederhana terbuat dari kayu dan atap daun sagu yang disediakan oleh penduduk kampung. Ada tempat tidur dan kelambu serta ada pula toilet.

Tempat Menginap Sederhana
di dalam hutan Lembah Klasow
Rencana Perjalanan (itinerary)
Hari 1
Saat Anda tiba di Sorong, kami akan menjemput Anda di bandara.
Transfer ke Lembah Klasow dengan kendaraan 4WD
Jalan kaki ke lokasi pengamatan burung (birding site)
Istirahat sejenak sambil menonton burung yang ada di sekitar rumah tamu.

Hari 2
Bangun pagi sekali, minum teh atau kopi dan roti, jalan kaki selama kurang lebih satu setengah jam menembus hutan dan 2 bukit untuk mencapai pohon-pohon tempat burung surga Cendrawasih kuning berdansa. Nonton burung hingga jam 9
Kembali ke kampung, makan siang.
Jelajah hutan, mandi di kali. Wisatawan dapat pula mengamati burung yang ada terbang atau hinggap di pinggir kali
Pengamatan burung di kawasan terbuka sepanjang jalan setapak di pinggir kampung

Hari 3
Jelajah hutan sagu dan daerah perbukitan, biasanya burung kakatua jambul kuning hinggap atau bersarang di pohon tinggi dan rufous bellied kookaburra serta yellow billed kingfisher beristirahat di cabang-cabang pohon.
Malam hari, kita akan berjalan menelusuri jalan setapak untuk mencari wallaby (sejenis kanguru) berukuran kecil yang keluar di malam hari untuk mencari makan.

Hari 4
Setelah sarapan pagi, kita bisa jalan perlahan kembali ke jalan utama untuk menunggu jemputan. Kupu-kupu Blue Mountain Swallowtail, burung Eclectus parrot serta Large Fig Parrot sering terlihat di pepohonan. Ada juga burung Mambruk (Western Crowned Pigeon) yang suka mencari udang dan ikan kecil di tepi kali.
Transfer ke hotel di Sorong

Hari 5
Transfer ke bandara Deo Sorong
Selesai

Biaya
Karena biaya kendaraan 4WD cukup mahal maka saya sarankan agar wisatawan datang secara grup dgn jumlah minimal 4 orang. Dengan durasi rata-rata 5 hari/ 4 malam, biayanya 4 juta rupiah/ orang). Ini sudah termasuk transportasi dengan kendaraan pick-up Hilux 4WD, makanan, jasa beberapa orang kampung sebagai pemandu dan porter, penginapan di rumah sederhana yang terbuat dari kayu dan beratapkan daun sagu, sumbangan ke kampung.

Booking
Ingin berwisata di Lembah Klasow, Kabupaten Sorong? Silahkan menghubungi saya (Charles Roring) lewat email: peace4wp@gmail.com atau hp: 081332245180

Monday, September 15, 2014

Lokasi Pengamatan Burung Terbaik di Papua Barat

Lokasi pengamatan burung terbaik di Papua Barat menurut pengalaman pribadi saya sebagai seorang pemandu wisata adalah Viem. Terletak kurang lebih 5 jam dengan kendaraan 4WD dari kota Sorong ke Distrik Senopi di Kabupaten Tambrauw, Viem setiap hari dikunjungi berbagai spesies burung tropis Papua. Di Viem ada sejumlah mata air hangat yang rasanya agak asin. Mungkin inilah yang menjadi penyebab utama mengapa banyak sekali burung yang mendarat untuk meminum airnya.
Ketika saya memandu 2 orang wisatawan Belgia bersama bapak Maker sebagai pemilik hak ulayat atas Aiwatar, saya dan para wisatawan tersebut melihat berbagai jenis burung seperti kumkum (pinon imperial pigeon), dara pemakan buah yang cantik (beautiful fruit dove), serta mambruk (western crowned pigeon). Burung-burung tersebut meminum air tersebut hingga mabuk.
Selain burung, hewan lain yang suka meminum air garam di bukit Aiwatar adalah rusa dan kanguru, babi hutan serta sejumlah satwa asli Papua lainnya.
Wisatawan yang hendak berkunjung ke Viem harus kuat dan sehat secara fisik karena mereka harus bersedia jalan kaki menembus hutan lebat Papua.

Di mana Viem berada?
Viem terletak di dalam Wilayah Pegunungan Tambrauw, antara Manokwari dan Sorong.

Bagaimana cara pergi ke sana?
  • Hubungi saya lewat email dan sampaikan tanggal  kedatangan Anda ke kota Manokwari dan jumlah peserta yang ingin mengamati burung (birdwatching) di Viem.
  • Saya akan menghubungi penduduk setempat untuk mempersiapkan kedatangan Anda.
  • Pada tanggal yang telah ditentukan, saya akan menemui Anda di bandara Rendani, Manokwari. Selanjutnya saya akan mengatur perjalanan Anda ke Viem.
Itinerary
Hari 1
  • Tiba di kota Manokwari
  • Belanja makanan dan perlengkapan logistik
  • Urus Surat Jalan (utk. wisatawan warga negara asing)
Hari 2
  • Berangkat dengan kendaraan 4WD ke Sorong
  • Lapor di kepala desa
  • Lapor di polisi setempat
  • Menginap 1 malam di rumah tamu Distrik Senopi
  • Jalan kaki ke Aiwatar
  • Menonton burung di bukit Aiwatar
  • Menonton kuskus di malam hari
  • Menginap di pinggir Sungai Kamundan
Hari 3
  • Menonton burung di bukit Aiwatar
  • Melihat burung cendrawasih
  • Jalan kembali ke Senopi
  • Perjalanan balik ke Manokwari
Hari 4
Transfer ke bandara

Pergilah secara berkelompok agar biaya perjalanan ke sana bisa dipikul bersama. Hubungi saya, Charles Roring lewat E-mail: peace4wp@gmail.com untuk info tur pengamatan burung selengkapnya di Papua Barat.